Showing posts with label #Life #cuapcuap. Show all posts
Showing posts with label #Life #cuapcuap. Show all posts

Sunday, September 08, 2013

September

.... ,
September ceria, katanya. Awal bulan ini gue udah lumayan suram melihat kondisi keuangan yang cukup menegangkan. Ritme kehidupan merata naik turun tak menentu, kadang seperti mempermainkan hati dan pikiran. Yah, pasti ada banyak hal yang bisa dipetik dari beragam kejadian lalu lalang yang terjadi.

September ceria, katanya. Dikejar deadline bukan sesuatu yang menceriakan sebenarnya. Tapi gue menikmati setiap ketegangan dihimpit waktu yang semakin menipis. Menyenangkan, walau dibalik itu sering timbul perasaan menyesal "kenapa gak dari dulu ngerjainnya.?" Tapi gue juga tau, kalau gue ngerjain dari dulu; belum tentu juga akan cepat rapih.

Kadang pola pikir yang terlalu "SKS" ini menyusahkan. Tapi yah, itu faktor kebiasaan menahun yang agaknya masih sulit diubah. Sampai detik ini. Bangun yang masih sering mepet dan akhirnya terburu berangkat ke kantor, dan voila, Haha.! Telat. Kebiasaan jaman sekolah untuk sarapan pagi pun, sudah lama hilang begitu saja. Akhirnya bukan makanan yang pertama masuk ke dalam mulut, tapi sudah sebatang dua batang tembakau untuk mengawali hari. Dan banyak hal berubah seiring pertambahan usia dan kebiasaan. Hidup sering terlalu luar biasa memang.

Sebentar lagi pun, akan semakin banyak hal yang berubah. Dari status terutama. Gue belum pernah membayangkan seperti apa rasanya harus melayani orang lain dan hidup bersama dalam kurun waktu selamanya dengan orang yang itu-itu saja. Gue bahkan tidak pernah membayangkan akan melepas lajang di usia yang masih cukup muda, walau gak muda-muda banget. Kadang terpikir, apa iya gue sanggup.? Dengan banyak cita-cita yang masih belum tercapai, dengan banyak hal yang belum kesampaian. Tapi gue pikir lagi, tidak karena status berubah, lantas cita-cita dan visi misi gue dalam hidup lantas berubah. (kecuali untuk tambah tattoo lagi - jujur, gue masih gak paham kenapa tattoo sebaiknya tidak dilakukan dalam keyakinan agama tertentu. Kalau setiap orang berhak untuk mencintai dengan caranya masing-masing, seharusnya menato tubuh adalah bagian dari caranya mencintai dirinya. Entahlah. Tetapi yang pasti, gue akan merindukan perasaan 'menyenangkan' saat di tattoo.)

Tapi bukan berarti gue siap. Bukan berarti juga gue tidak siap. Semuanya hanya akan kembali ke masalah waktu. 

Semoga gue akan baik-baik saja. Semoga semua akan baik-baik saja. September, don't run to fast.


Wednesday, March 13, 2013

March

.... ,
Dear Maret, Selamat datang. 13 Hari telah berlalu tanpa cerita, sementara Februari berlalu begitu saja. Meski sangat bermakna. Dan ijinkan saya membagi sedikit cerita yang terlewatkan.

Sekarang saya tidak lagi sendiri. Sekarang saya punya dua lengan yang selalu siap memeluk setiap kali lelah dan bahagia menyerang. 
Saya punya sebuah pelangi dengan lebih dari 7 bias cahaya yang dilukis khusus diatas ujung bibir mungil saya.
Saya punya dunia kecil yang diciptakan khusus untuk tempat segala imajinasi, pikiran, karya dan kesah bisa dibagi.
Saya punya sepuluh jari yang siap mengisi sela-sela kosong jemari saya, dan mencengkramnya erat penuh keyakinan, saat saya sendiri tidak yakin dengan segalanya.
Saya punya tawa. Yang tak pernah habis, terbahak-bahak dan seringkali menggila.
Saya punya partner in crime terbaik, dengan ide-ide luar biasanya yang selalu membuat saya menggelengkan kepala sambil tertawa.
Saya punya dia. 
Seorang adam yang tak pernah jemu memeluk, menyuguhkan tawa dan bahagia, mengingatkan, memberitahu dan mengajari. 
Seorang adam yang tak pernah lelah bersabar, untuk setiap kekanak-kanakan dan emosi saya yang mengesalkan.

Dan semua hal yang tidak cukup ribuan kata-kata merangkainya. Atau mungkin saya yang tak sanggup menyusun kalimat sempurna untuknya.

Tidak percaya dengan apa yang terjadi, tetapi kehendak-Nya memang selalu luar biasa. Dan saya bersyukur. Untuk segala kebahagiaan yang tak terukur.


Friday, January 11, 2013

Januari

.... , Tahun baru. 2012 telah berlalu dengan sejuta permasalahannya. 2013 sudah terlewat beberapa hari. Lama tak posting, lama tak bicara. Pergantian tahun kemarin akhirnya bisa merayakannya dirumah, setelah tahun-tahun sebelumnya selalu terlewati diluar rumah. Tahun baru, rasa lama. Masih seputaran ini-itu saja. Kalender berganti dengan cepat, tetapi perasaan tidak pernah secepat itu berganti. Yah, masih selalu belajar untuk bergerak. Karena pada akhirnya, segala sesuatu memang harus bergerak, entah maju ataupun mundur. Tetapi semoga gue tidak berjalan mundur. 

Wops! Keinginan menulis maju mundur naik turun, sesuai ritme hati. Salah kelihatannya. Mendadak suka kehabisan niat dan asa, hingga putus begitu saja. Tetapi putus asa itu bukan pilihan karena masih banyak yang bisa dilakukan dan dipelajari. 

Ada yang datang, ada yang pergi. Ada yang dimulai dan ada yang diakhiri. Semoga awal tahun ini menjanjikan keberuntungan, dan semoga tahun ini dilimpahi berkat yang tak berkesudahan.

Selamat datang 2013, selamat.

Wednesday, December 05, 2012

December

.... , Selamat datang Desember. Bulan penutupan tahun 2012. Banyak suratan yang terjadi telah terjadi sepanjang tahun ini, banyak pula yang akan terjadi untuk melengkapi catatan tahun 2012. Tidak terasa sudah mau tahun baru lagi, padahal rasanya baru kemarin bersenang-senang di ujung Jakarta bersama kawan menghitung detik.

Sudah hanpir setahun, pa. Ini akan menjadi Natal dan tahun baru pertama tanpamu. Begitu pula tahun-tahun berikutnya. Masih saja terus menggema, sakit yang kerap membuat langkah terhenti, senyum memudar dan lupa kemana harus berjalan.

Meskipun begitu, 2012 istimewa. Bersyukurlah untuk semua pedih dan suka yang hilir mudik mampir, menguatkan dan melemahkan, namun tetap mengajak untuk bertahan. Untuk kawan-kawan baru, pola pikir baru, ilmu dan sosialisasi baru, kebiasaan baru, stagnansi membulan yang luar biasa (semoga tidak menahun), support dan doa yang terus mengalir, dan semua hal yang membuat tiap tarikan nafas jadi lebih bermakna.

Desember diawali dengan sukacita Natal dan euforia liburan yang mulai menyergap dimana-mana. Suasana menjadi lebih calm down sekaligus agresif menjelang penutupan tahun. 2012, bukan berarti tahun kegagalan, hanya saja tahun yang penuh pelajaran. Semoga pelajaran berharga tahun ini mampu diaplikasi dan tidak terulang ditahun depan.

Semoga doa-doa dan niat baik menyertai sepanjang tahun 2013 nanti. Semoga desember ini dapat menjadi tutup buku mengenai semua hal buruk, dan mulai membuka lembaran baru untuk menulis lanjutan kisah di chapter baru. Selamat bulan Desember, Ve. Tutuplah tahun ini dengan sesuatu yang manis untuk menjadi pelajaran di tahun depan. Jangan berhenti, jangan melarut. Berdirilah kemudian berjalanlah. Untuk apapun yang akan ada di depan nanti, hadapilah.

Desember, be nice please. :)

Sunday, November 04, 2012

November

.... , welcome November. I'm done with October. Sepanjang bulan Oktober lalu, beragam rantai-rantai patah mulai tersambung dan menunjukkan sesuatu. Ada satu hal menarik yang cukup menyita perhatian, yaitu "Ketika satu kebenaran terpancing keluar, kebenaran lain mengekor dibelakang." Yang menjadi lucu karena semua orang terdekat berlomba-lomba memberitakan kebenaran. Hei, kemana saja selama ini? Menyembunyikan kebenaran karena takut? dan setelah ada yang berani mendobraknya, baru ngekor-ngekor kek buntut. Satu hal ini cukup membuktikan bahwa gak semua orang berani memulai dan gak semua orang berani untuk jujur. Seneng banget jadi followers. Kenapa gak coba jadi trade centre kalau memang mampu? Gimana mungkin lo bisa jatuh cinta sama orang yang bahkan gak yakin siapa dirinya? Pertanyaan berikutnya, "Udah jujur sama diri sendiri?" :)

Sepanjang bulan lalu banyak 'shit happens' yang akhirnya malah bikin gue totally move on. Not at all, but now I have enough reason to move. Thanks a lot buat pelajaran berharganya.

Thanks a lot for my heart traveler. I love the way you are. Gue gak akan bisa memaknai bagaimana hati seharusnya bekerja kalo gak 'ditampar' dulu. Thanks for my lovely inspire man, the most and only. Gue gak bisa memaknai arti kata "Kenapa harus gak rela" tanpa kebijaksanaan lo yang kadang suka berpura-pura dan bikin kata menyerah jadi mudah sekali terucap. Thanks for my past, wejangan-wejangan lo masih menemani hidup gue, berbahagia ya! Thanks for Ruki, untuk cintanya yang gak pernah habis dan apresiasinya yang luar biasa untuk semua karya gue yang bahkan belum jadi apa-apa. And big thanks for you, Dad. Karena gak pernah benar-benar meninggalkan anak manis kesayangannya ini digoda laki-laki blangsat.

Terima kasih untuk semua yang pernah hadir dan mengisi, walau hanya sekedar minum teh bareng atau ngopi-ngopi cantik.

November, I'm ready to move on. :)

Saturday, September 01, 2012

September

.... , September ceria, katanya. Awal September ini dimulai dengan semangat membara; keinginan dan niat menggebu untuk mewujudkan keinginan. Bagi sebagian banyak orang. Sedikit mengutip judul lagu Greenday dengan "wake me up when September end"-nya, gue lebih suka melewati September dengan kekosongan.

Akhir bulan Agustus banyak hal terjadi, banyak kenangan seliweran mampir. Sekedar bertegur sapa atau minum jamuan masa lalu bersama. Nyaman memang, tapi rasanya gue lagi-lagi merasa kalo segala sesuatu harus berjalan. Seseorang menulis status, "Gue gak hidup kaya dulu lagi." Dan gue tersenyum miris mengetahui bahwa dia mampu bergerak maju disaat gue memilih berhenti dan membiarkan waktu meninggalkan gue jauh di belakang.

September ini, semoga segala realitas dapat benar-benar berpihak pada gue. Semua usaha dan doa gue gak sia-sia. Dan apa yang gue perjuangkan bisa menapak selangkah saja lebih jauh dari jejaknya semula. 

Sejauh-jauhnya harapan dan keinginan, tetap saja Maha Pencipta-lah yang menentukan. Dan sepertinya gue harus selalu siap ditantang untuk terus bertahan.

Welcome September. :)

Monday, August 06, 2012

Terlalu

.... , 
Tuhan kadang suka memberi kebahagiaan yang terlalu. Dihadirkannya kamu, disimpan sejenak untuk pergi, kemudian dikembalikan sebagai tanda-Nya bahwa aku harus berhenti mencari. 

Tak tahu harus berujar apa selain syukur yang teramat.

Aku tak pernah tahu betapa mahalnya aku dihadapannya; bahkan aku tak pernah mengerti mengapa dicintainya begitu membuatku bahagia. 

Ralat.
Mencintainya,
Mencintainya begitu membuatku bahagia. Dicintainya adalah bonus dari Tuhan untuk segala bentuk eksistensi-Nya.

Tuhan selalu penuh dengan kejutan. Ketika kehidupan membuat aku harus mengucapkan selamat tinggal, Ia dengan sabar memeluk dan memberi ku hadiah kecil yang begitu ku butuhkan: Ucapan selamat datang.

Tak tahu harus berekspresi seperti apa selain menangis haru.

Aku tak pernah tahu betapa berartinya kehidupanku untuknya; bahkan aku tak pernah paham betul mengapa kehidupanku bisa berarti.

Ralat kedua kalinya.
Kehidupannyalah yang sangat berarti untukku. Setiap hela nafas yang ku tarik adalah dirinya, dan segala nafas yang ku hembus adalah doa untuk kebahagiaannya.

Tuhan memang selalu tahu apa yang dibutuhkan Umat-Nya. 
.
.
.
Dia selalu tahu, aku butuh kamu.

Wednesday, August 01, 2012

August

.... , New month start with a new hope. Ups, wrong. Every new day start with a new hope. Akhir Juli kemarin jadi pelajaran dan pengalaman yang menyenangkan sekaligus berat. Macam-macam permasalahan yang mampir untuk sekedar singgah dan mencicipi bagian kehidupan kita harus jadi motivator yang baik supaya jadi lebih baik.

Agustus sudah tiba. Sebentar lagi NKRI ulang tahun. Hari kemenangan umat Muslim tiba. Liburan musim anak kuliahan sedang berlangsung. Wara wiri calon mahasiswa baru mulai terasa. Aroma kelas baru masih hangat untuk siswa sekolahan. Diantara itu semua, setiap harinya kita akan berharap sesuatu akan selalu lebih baik dari kemarin.

Meskipun awal bulan ini harus gue mulai dengan menatap nanar luka baru di dengkul kanan gue, gue juga sangat bersyukur karena selalu diberi selamat sama Pencipta. Ya, gue masih bisa ngalor ngidul keliling-keliling, masih bisa lega pake celana jeans, dan yang paling gue syukuri, gue masih bisa makan enak! Hehehe. Meskipun 'gak ada hubungannya, tapi itu hal terutama yang harus gue syukuri.

Semoga Agustus ini ceria. Semoga segala hal, keputusan dan harapan yang gue tumpu di bulan ini mampu terwujud satu demi satu. Amin.

August, be nice with me yah. :)

Saturday, July 07, 2012

8th words

.... , Teringat peristiwa beberapa hari lalu, pas anak tertua mama ngajak ketemuan. Awalnya gue ragu untuk bertemu, karena itu rasanya seperti membuka celah-celah lama untuk merasakan kerinduan lagi sama mama. Hal yang lumayan gue hindari. Tapi akhirnya gue berpikir, gak ada salahnya kenal sama adik sendiri. Jadilah kita ketemu. Udah paling bener banget gaya gue yang serabutan pas ketemuan sampe-sampe gak dikenalin sama adik sendiri. 

Setelah ketemu, pertanyaan demi pertanyaan keluar dengan polosnya dari mulut dia. Yang membuat gue harus selalu ketawa dan senyum saking mirisnya. Hingga keluar pernyataan, "Kaka ternyata berbanding 180 derajat sama mama. Mama feminim, kaka engga." Dilanjutkan dengan pernyataan berikutnya, "Seneng rasanya tau, kalo aku punya kaka yang cantik. Kandung lagi." Rasanya kaya disamber halilintar. Antara lucu, seneng dan sedih pas denger dia ngomong gitu. Dianggap sebagai keluarga aja rasanya udah menyenangkan banget, sekarang gue dianggap jadi panutan. Tuhan memang luar biasa. Dulu gue selalu sedih karena sendirian dan gak punya saudara; lalu Tuhan juga mengambil papa; dan gue merasa semakin sendiri. Lalu tiba-tiba Dia mendatangkan teman untuk gue, berbagi, setidaknya supaya gue gak merasa sendirian dan punya tujuan hidup lagi. Meskipun awalnya gue sendiri juga sulit menerima semua kenyataan yang datang dan pergi semaunya, tapi sepertinya gue mulai suka dengan panggilan kaka, lengkap dengan tanggung jawabnya.

Hampir terbawa suasana sendiri pas dikasih unjuk foto-foto mama sama dia. Belum lagi cerita-cerita dia tentang mama dan keluarganya. Tapi dia, dan gue tahu; mama itu perempuan kuat. Itulah kenapa kita selalu mencintainya. Mungkin saat ini, dan entah sampai kapan, gue gak bisa muncul dihadapan mama dan berbakti selayaknya anak pada orangtuanya. 

Maybe I hate you, as much as I love you, Mom. So much. But Someday, I will make you proud of me.. :)

Yourself

.... , It hurts. When you go through something that kill you inside, but you have to act like it doesn't affect you. - Menyakitkan ketika kita mengetahui sesuatu membunuh kita perlahan dari dalam, tapi kita harus berpura-pura seperti hal itu tidak mempengaruhi kita. Hal kaya gini biasanya dilakukan demi pencitraan, supaya kelihatan tegar dan kuat. Munafiknya mahluk yang bernama manusia: suka terlihat sanggup hidup sendirian.

Seorang teman pernah berkata, bahwa nantinya pun kita akan mati sendirian. Bener sih, emang. Tapi bukan berarti sanggup hidup sendirian juga. Gue suka sendirian, dalam konteks yang benar-benar sendirian. Lebih sakit mana, sendirian saat emang lagi sendirian atau sendirian disaat sedang kumpul/dalam keadaan rame? Rasanya seperti menciptakan jarak buat diri sendiri dan ujung-ujungnya tetep aja lo sakit sendirian, kan? Gue pernah seperti itu dan kenyataanya, jarak gak jelas yang gue buat malah jadi jurang pemisah yang fatal. Kemudian gue pikir, kenapa juga gue harus membuat jarak dengan orang-orang yang gue sayang? orang-orang yang sayang sama gue? yang masih mau peduli, seenggaknya untuk nanyain kabar atau nyontek tugas? Bukankah itu berarti gue masih eksis dan dibutuhkan?

Berpura-pura kuat itu kegiatan yang melelahkan. Lo mesti bawa-bawa topeng senyum kemana-mana dan nahan perasaan sendiri. Daripada lo berpura-pura kuat dan gak merasa tersakiti, mendingan lo berpura-pura hidup aja sekalian. Sakitlah kalau emang rasanya sakit. Nangislah kalau emang pengen nangis. Jangan menutupi perasaan kalau lo emang merasakan, karena ketika lo berpura-pura kalau semuanya baik-baik aja, otaklo akan mengkonsep pemikiran seperti itu dan terjadi ketidak seimbangan antara pikiran dan perasaan, yang kemudian malah akan menyebabkan kondisi imun tubuh lo turun karena otak terlalu memaksa mengambil alih perasaan yang salah. Efeknya? sakit. Karena disaat otak lo bekerja diatas perasaan lo yang sedang gak baik-baik aja, tubuh juga akan memaksa dirinya bekerja lebih keras dari biasanya.

Dan ketika lo selalu berusaha baik-baik aja, orang lain akan berpikir bahwa lo kuat. Dan bukan gak mungkin mereka akan menambahkan rasa sakit lo itu di tingkat yang lebih tinggi. Dan gue bisa jamin kalo kondisi fisiklo bisa jadi lebih drop.

Masih mau nyakitin diri sendiri?

It's good being strong, but it sucks too, when people know that you're strong, and they think it's okay to hurt you. So, Love yourself.. 

Tuesday, July 03, 2012

Move On

.... , You can't start the new chapter of your life, if you keep re-reading the last one. Lo gak akan bisa memulai sesuatu hal yang baru dalam hidup lo, kalau lo masih tetap terpaku dengan masa lalu. Kalimat diatas lekat banget sama kata 'Move On' dan kita bakal teringat lagi sama lanjutan kalimatnya: "Life must goes on." Kadang mengucapkan memang selalu lebih mudah, bahkan jauh lebih mudah ketimbang merealisasikannya. 

Kita gak bisa mangkir dari kenyataan bahwa move on itu kegiatan yang gak cukup mudah untuk dilakukan, meskipun gak cukup sulit untuk direalisasikan. Apalagi move on dari sesuatu hal, entah seseorang, kegiatan atau kebiasaan. Move on akan selalu terkait dengan kenangan. Memori. Sekalipun kita gak menyimpan dokumentasi yang berkaitan dengan hal, peristiwa, seseorang dan apapun itu, tapi sayangnya kemampuan otak kita mengingat sesuatu yang berkesan itu cukup dalam. Dan memori kita, akan lebih mudah membangkitkan kenangan buruk mengenai sesuatu hal dibanding kenangan baiknya. Gue akan selalu ingat bagaimana luka bekas knalpot di betis kanan gue, bahkan sampai tanggal dan lokasi kejadiannya. Tapi mungkin gue akan lupa umur berapa gue mulai bisa menggambar donal bebek.

As simple as that.

Sebenernya kalau ditelaah lagi, kita bukannya gak bisa move on. Kita cuma gak siap dengan keadaan yang akan kita hadapi selama melalui tahap itu dan setelahnya. Kita terlanjur terpaut dengan banyak pikiran negatif yang memenuhi otak secara tiba-tiba. Kebanyakan stuck in moment seperti itu. 

Seandainya kita mau melihat lebih jauh dan membuang beberapa pikiran negatif yang ada, kita pasti bisa pelan-pelan untuk belajar move on. Misalnya, kebiasaan gue tidur pagi dan susah bangun pagi. Dulu gue rajin bangun pagi, bahkan biasa. Kemudian rutinitas berubah, menjadi kebiasaan. Dan gue akan bilang, "susah banget buat move on dari tidur pagi." padahal sebenarnya, gue sedang melakukan sedikit pembelaan karena gue nyaman dengan kebiasaan tidur pagi. Kalau gue melihat sisi positifnya, bangun pagi itu enak, segar dan fresh. Gue bisa menikmati matahari pagi, aroma pagi dan hawa yang masih baik. Udara yang masih bersih. Baik untuk kesehatan dan sebagainya. Sayangnya kadang kita lebih suka terpaku dengan ke-negatif-an pemikiran kita dan betah terus menerus seperti itu.

Sama halnya dengan move on dari seseorang. Kalau kita masih terpaku dengan kenangannya, kita bakal skak mat dan jalan ditempat. Mungkin untuk sebagian orang akan terasa susah, tapi susahnya itu bukan berarti gak bisa. Tinggal bagaimana kita mau mencoba untuk mengubah kebiasaan atau gak.

So, want to stay and stuck? or want to something better in the future?

Berjalan satu langkah lebih berarti, dibanding berlari sambil menangis. :)

Monday, July 02, 2012

Arventa

.... , Lemme introduce about "Arventa"

Sebenernya ini band salah seorang sahabat lama yang dulu (gak inget kapan) sempat meminta ijin untuk menggunakan nama gue sebagai nama bandnya. Gue sempat kira cuma candaan, ternyata beneran. Dan sekarang gue mencoba mengambil peran untuk ikut membantu proses pertumbuhannya.

Arventa bergenre alternative, yang mulanya digawangi oleh 3 orang, yang terus bertransformasi personil hingga menjadi 5 orang. Pada saat gue diceritakan kembali mengenai 'Arventa' ini, gue mendadak interest dan mau tau lebih dalam lagi, sampai akhirnya kecemplung dan menobatkan (entah dinobatkan) menjadi manajernya. Ternyata rumit mengatur dan menampung aspirasi 5 kepala + 1 untuk menjadi satu pandangan. Ditambah lagi, begitu gue masuk, langsung dihadapkan dengan intrik-intrik yang ada, dan mendadak gue merasa sedang diuji.

Gue suka karakter masing-masing personilnya, dan entah mengapa, gue selalu merasa 'Arventa' itu bagian dari diri gue. Ketika gue mengenal lebih dalam masing-masing dari mereka, gue merasa, they are part of me. Bagian dalam diri gue. Egonya, nyablaknya, semangatnya, kreatifitasnya, nyolotnya, dan beraneka ragam lainnya. Gue gak bisa bohong, rasanya ada yang gak lengkap saat salah satu dari personilnya gak ada, sedang ada masalah atau berhalangan. Gue suka berada ditengah mereka, saat mereka latihan, manggung dan sedang ngobrol bersama. Lingkungan yang nyaman. Kita punya beberapa panggilan sayang untuk beberapa personilnya, seperti kepala suku dan sesepuh. Lucu kalau ingat bagaimana kata-kata itu bisa tercipta gitu aja. Perbedaan usia yang ada dalam 'Arventa' seperti mencerminkan diri gue, yang kadang bisa jadi tua dan dewasa, kadang juga lebih mirip abg labil yang gak jelas maunya apa. 

Ada Shella di vocal, yang suaranya suka bikin gue envy berat, meskipun kadang suka bikin gregetan juga kalau disuruh nyanyiin lagu di nada-nada tinggi yang bikin dia keki dan kewalahan. Tapi gue selalu suka karena usahanya yang luar biasa untuk selalu maksimal dan professional. Seperti waktu perform, dia berusaha maksimal, baik secara tampilan kostum dan tampilan diatas panggung. Merinding rasanya tiap liat dia udah dipanggung. Meski katanya masih grogi, dia selalu bisa mengatasi suasana setelah mulai bernyanyi. Front liner, begitu gue menjulukinya, karena dialah pusat perhatian 'Arventa'. Daya tarik paling tinggi. Satu-satunya hawa diantara para adam.

Ada Rio di gitar, yang modal awalnya drummer. Ini dia, sahabat lama yang mensponsori penggunaan nama gue di 'Arventa'. Belajar gitar untuk bisa menjadikan 'Arventa' ada, pencipta lirik-lirik luar biasa, yang suka bikin gue heran darimana dia bisa dapat inspirasi saat penciptaan lirik. Sampai sekarang gue masih berambisi untuk bisa bikin tulisan/karya bareng dia. Kenyolotannya eksentrik, kadang gue suka bales bikin kesel dengan nyolotin balik. Merangkap backing vocal, yang sebenernya suaranya itu variatif. Menarik. Kepala Suku, begitu gue memanggilnya. Semacam panggilan untuk leader, meskipun sebenernya gak ada leader dalam suatu band.

Ada Rinto di melodi, yang suka hanyut sendiri kalau udah ketemu gitar. Alunan melodi yang dia petik itu bikin gue cengengesan karena mesra banget. Meskipun suka bikin kesel karena sering lupa kunci-kunci pembuka dari lagu yang bakal dimainkan pas latihan atau ngulik, tapi talentanya dan kecintaannya sama musik itu keliatan pas dia udah diem denger lagu. Cukup sekali dua kali denger lagu, dan dia udah bisa mainin lagu itu dengan sangat lancar. Asal penyakit pikunnya gak lupa aja sih. Humoris, tapi juga serius. Bisa bikin orang luruh tiap dia udah melantunkan petikan-petikannya yang.. nyeh. Sesepuh, begitu gue memanggilnya.

Ada Imam di bass, yang awalnya main gitar. Masih muda, dan hobi banget bengong. Suka belajar untuk jadi bisa, meskipun kadang moody gak karuan. Suka banget kalau liat dia lagi bergaya sama bassnya, tengil, atraktif dan kadang hiperaktif. Tapi itulah ciri khasnya yang selalu menarik perhatian. Gue suka bilang, "puk Imam" ketika sedang berbincang-bincang bersama, dan jadi menyenangkan. Kepolosannya yang nyata, yang suka tiba-tiba bertanya ketika sedang membahas hal yang baru, sangat manis. Meskipun kadang gue suka gak paham sama jalan pikirannya, tapi gue senang bisa berbagi cerita apa aja dan bisa bikin gue merasa muda lagi pastinya. Mukanya pas bengong itu penuh makna, pertama kali gue ketemu dan kenal dia rasanya asing banget; sampai akhirnya gue menyelam diantaranya dan gue tau bagaimana dia. Tetep semangat walaupun lumayan hobi nantangin orang dan adu ngotot, tapi selalu bisa diarahin dan dibimbing untuk jadi lebih baik dan lebih ngerti. 

Ada Bayu di drum, yang ikut menggawangi dari awal 'Arventa' lahir. Meskipun kadang selalu bermasalah di tempo permainan, tapi dia semangat untuk terus menyemangati yang lain supaya tetap semangat. Dia yang bikin gue penasaran 'Arventa'itu seperti apa dan bagaimana dengan cerita-ceritanya, sampai akhirnya gue benar-benar berenang diantaranya. Dia suka ngasih ide-ide gak jelas yang bikin gue jadi ikutan semangat buat merealisasikannya. Suka kontras sendiri pas manggung, disaat yang lain pakai kostum dengan konsep sama, dia bisa tiba-tiba pake kostum yang beda. Itulah yang bikin dia jadi terlalu unik dan nyeleneh. 

'Arventa' sedang belajar berjalan, namun masih tetap perlu pegangan yang mantap untuk tetap dialurnya, dan gue harap, gue bisa membantu sampai kelak 'Arventa' bisa berlari.

Awalnya sempat kewalahan membagi waktu hingga lumayan banyak hal dari kecil sampai besar yang terbengkalai. Sekarang gue coba memanajemeni waktu supaya bisa berjalan bersama beriringan. Keragaman karakter dan semangat para personilnya membuat gue selalu semangat untuk terus semangat juga untuk mereka, kita. Gue senang ada diantaranya, dan semoga kehadiran gue bisa menyenangkan juga.

Semoga gue bisa menjadi yang baik untuk semuanya. Inget kata-kata kepala suku, "Kita tidak harus hebat saat memulai, tapi kita harus memulai untuk menjadi hebat."  :)

July

.... , Sabtu kemarin, 30 Juni, salah satu sahabat melangsungkan lamaran. Dia dilamar oleh seorang laki-laki yang baik, yang juga sahabat, yang sudah dipacarinya selama lebih dari 3 tahun. Sedih rasanya gak bisa hadir karena sebuah keegoisan hati terpaut keadaan. Di salah satu moment terbaik dalam hidupnya, gue gak ada. Kadang berpikir, "teman macam apa gue?" Beberapa sahabat lain juga mengeluhkan kekecewaannya atas ketidakhadiran gue, meskipun mereka selalu berusaha mengerti apa yang menjadi kendala dan kesulitan gue sampai gak bisa hadir waktu itu.

Ini kali kedua gue mengecewakan sahabat, setelah sebelumnya gue selalu menghilang dari radar seorang sahabat yang sudah seperti kakak, di beberapa moment terbaik dalam hidupnya. Demi sebuah ego dan kepentingan seseorang, atau ego diri sendiri yang membuncah begitu saja, gue bertindak menjadi manusia arogan yang gak berperasaan.

Kemudian mengisi hari-hari gue dengan penyesalan atas tindakan itu. Dan gak tahu harus bagaimana menebus segala kesalahan itu. Tapi mereka selalu ada disaat-saat tersulit gue, memeluk gue saat gue sedih, menangis untuk gue saat gue sakit. Terus menerus seperti itu. Rasanya seperti memanjakan rasa sakit untuk hal yang salah, menyiksa batin juga lama-lama. Padahal mereka selalu ada, selalu siap ketika gue sudah berkaca-kaca menahan.

Bulan ini, salah satu sahabat pulang dari rantauannya di negeri orang. Semoga gue bisa menghabiskan waktu yang pernah gue buang sia-sia untuk mengesampingkan dia, untuk menebus semua waktu yang pernah terlewati. Semoga gue gak membetahi diri gue dengan terus menerus jadi orang bodoh. Sahabat juga keluarga, yang gue pilih untuk membantu gue tumbuh dan berkembang menjadi manusia sempurna.

Semoga gue masih punya cukup waktu untuk itu. 

Selamat datang Juli, be nice for us. :)

Monday, June 04, 2012

June

.... , June come faster. Awal bulan dimulai dengan kecelakaan kecil yang menyebabkan tangan kanan gue dipastikan tidak dapat berfungsi secara maksimal dan sewajarnya. Beruntungnya, Tuhan masih berbaik hati dan keyboard masih akrab dengan jemari-jemari, sehingga gue masih tetap bisa menulis. Meskipun susah. Itu merupakan hal terbaik yang patut gue syukuri.

Setidaknya kecelakaannya tidak sefatal sebelumnya, dan gue masih bisa eksis jalan-jalan, main-main, kuliah dan berkegiatan. Meskipun ternyata tangan kiri tanpa tangan kanan bukanlah apa-apa. Semoga dengan kejadian ini gue jadi semakin menghargai ketika sehat. Semoga juga gue inget bahwa gue harus bersyukur karena sudah jauh dari dokter, obat dan jarum suntik. Ini ketiga kalinya sepanjang tahun 2012 yang baru berjalan setengah ini, gue jatuh dari motor. Ketiga kejadiannya selalu kearah kanan. Entah apa yang menjadi rencana Tuhan dengan berturut-turutnya kecelakaan yang menimpa gue, yang pasti lama kelamaan gue bosan jatuh terus. 

Ternyata sehati-hatinya seseorang, pasti akan ada saatnya celaka. 

Beberapa hal menyenangkan menjadi penutup manis sepanjang bulan Mei. Berkumpul dengan pemikiran-pemikiran baru, kebiasaan baru dan kegiatan baru. Meskipun kegiatan menulis mulai sedikit banyak berkurang karena tersita kegiatan baru dengan dunia baru, nyatanya gue tetap berbahagia. Beberapa hal mungkin terlupakan dan terlalaikan, tetapi sejauh ini, gue masih tetap bersyukur atas semuanya. 

Semoga bulan ini dipenuhi berkah Tuhan, :) 
Happy June, welcome home exam, welcome home holiday.!

Tuesday, May 08, 2012

Love/Hate

.... , Love me or hate me, I don't mind either. If you love me, I'll always be in your heart. If you hate me, I'll always be in your mind. Ketika kita mencintai seseorang, orang itu akan selalu ada dihati kita dan ketika kita membenci seseorang, orang itu akan selalu ada dipikiran kita. Itulah kenapa jangan melakukan sesuatu dengan kadar 'terlalu'. Banyak yang bilang, benci sama cinta itu bedanya tipis. Gimana engga, kalau cinta... keingetnya di hati, lari ke pikiran: jadi was-was, takut, negatif thinking. Sementara kalau benci, keinget terus dipikiran, terus sakit hati sendiri lihat kelakuan orang yang kita benci. Gak ada yang enak.

Jadi, berbahagialah mereka yang dibenci dan punya musuh. If someone talks bad about you, it's just a reflection of them being a bad person. Dia bakal selalu inget terus sama lo, memperhatikan setiap inci gerak gerik lo, mencari-cari dimana kesalahan lo, dan bertingkah seolah-olah dialah yang paling benar. Nikmati aja, berpikir aja bahwa lo sedang dimata-matai oleh secret admirer. Bukan berarti juga tingkah laku dan perilaku lo itu udah cukup baik ya, tapi setidaknya, dengan ada seseorang yang menghujat, kita jadi tahu apakah kita sudah cukup baik sebagai manusia. Mereka yang baik, gak perlu bicara dibelakang untuk membenci, kan?

Dan berbahagialah mereka yang dicintai. Dia bakal selalu inget dan lo akan selalu jadi prioritas pertama di hatinya. Berarti ada yang akan selalu memperhatikan lo, secara terang-terangan; peduli dengan keadaan lo, berinisiatif untuk selalu ada untuk lo, berusaha yang terbaik buat lo, mendoakan lo dan memperlakukan lo dengan layak. Bukan berarti lo bisa semena-mena, tapi setidaknya keberadaan orang-orang yang mencintai lo menunjukkan bahwa lo punya arti untuk kehidupan orang lain.

So, apapun yang orang lain katakan kepada diri lo.. Berbahagialah! Sebab diposisi dicinta maupun dibenci, itu berarti lo berarti dalam kehidupan mereka. :)

Monday, May 07, 2012

Cheer Up

.... , they can't hurt you, unless you let them. Gak ada seorang atau sesuatupun yang bisa menyakiti fisik maupun perasaan lo, kecuali lo yang biarkan mereka melakukannya. Seseorang pernah bercerita, ada dua oeang ibu yang sedang berada disebuah restoran. Mereka duduk dimeja yang bersebrangan, tetapi dilayani oleh pelayan yang sama. Ibu pertama marah karena pelayanannya tidak memuaskan dan pelayannya jutek, sementara Ibu yang kedua tetap tersenyum dan tertawa meskipun dia juga merasakan hal yang sama. Ibu pertama bertanya, apakah ia tidak marah ketika pelayan itu melayani dengan buruk? Ibu kedua menjawab dengan cukup mengejutkan, "Kalau saya marah karena kelakuan buruk pelayan itu, artinya ia bisa mengatur hidup saya." :)

Jawaban si Ibu kedua pasti bikin kita senyum-senyum. Ya, selama ini kita tanpa sadar telah membiarkan seseorang 'mempengaruhi' hidup kita. Baik ketika kita merasa kesal dengan teman, orang tua, dosen. Ketika kita sedih karena seseorang/ sesuatu. Ketika kita merasa disakiti oleh perkataan atau tindakan seseorang. Kita sudah 'dipengaruhi' oleh orang lain. Kita membiarkan mereka menyakiti kita. Coba kita bisa berpikir seperti si Ibu kedua, pasti rasanya bakal bahagia aja apapun yang terjadi. Susah sih, mengubah persepsi mengenai suatu hal.. tapi bukan berarti gak bisa kan?

Bukan berarti gue bilang gak punya perasaan atau gak peka ya, cuma dengan begitu juga kita akan menjauhkan diri kita dari perasaan 'sakit hati' atau 'benci' sama seseorang. Kita pun akan lebih baik menjalankan kehidupan kita.. Selain terhindar dari 'sakit hati' atau 'benci, kita juga akan lebih banyak teman, banyak senyum (yang baik untuk senam muka), dan akan lebih sehat. 

Sedikit mengubah pola pikir berpengaruh banyak dalam kehidupan..  :))

Wednesday, May 02, 2012

May

.... , Bulan kelima. Selamat datang Mei, selamat datang ujian dan tugas. Selamat datang persiapan ujian akhir semester. Selamat datang pengumuman kelulusan buat para adek-adek disekolah. Selamat datang persiapan libur panjang..

Bulan ini gue akan lebih banyak review buku-buku yang udah gue baca. Masih tetap akan eksis mengumpulkan buku-buku, sekaligus menghasilkan karya. Sebuah tulisan sederhana atau cerpen, AMIN.!!! Gue bakal lebih konsisten dan disiplin menulis, memperkaya pengetahuan dan kosakata. Belajar bahasa dan tatanannya.. It will be fun! 

Bulan ini diawali dengan Peringatan Hari Buruh, disusul dengan Hari Pendidikan Nasional. Dan sedikit berita duka cita dari Menteri Kesehatan Non Aktif yang dipanggil kehadirat Tuhan. Begitu pula kabar duka dari keluarga, yang kabarnya istri papa harus merelakan kandungannya karena kandungannya mengalami kekurangan nutrisi dan meninggal di dalam.  Tuhan punya rencana. Dan semua akan berjalan sesuai yang seharusnya.

Bulan ini juga akan disemarakkan oleh long weekend. Ah. Membayangkan bakal banyak berlibur bulan ini. Meskipun cuma leleyehan dikostan sambil baca buku, atau sekedar tidur seharian. Atau sekedar kumpul bareng kawan lama dan bahas masalah-masalah yang menyenangkan: sharing tentang jenis-jenis kendaraan atau CPNS, gadget atau malah diskusi tentang film-film yang kurang rasional di efek, dkk. Atau menghabiskan beberapa jam untuk coffee shop, window shopping. Gak sabar untuk mengisi setiap hari dibulan Mei ini.

Bulan Mei ini juga dikategorikan sebagai bulan Rosario, dimana umat Nasrani (Katolik) memperingatinya dengan mengadakan doa rosario di lingkungan paroki masing-masing, dengan mengadakan pertemuan di rumah-rumah. Ujud-ujud doa yang disampaikan melalui Bunda Maria.

Bulan ini akan meriah. Enjoying your Mei. Semoga bulan ini banyak berkah dan keselamatan.. Welcome May :))

Tuesday, April 17, 2012

Happy 23th!!

.... , Happy Birthday to Me... Happy Birthday to Me.. Happy Birthday, happy birthday, Happy Birthday to Me...
Selamat tambah tua, gue. Selamat tambah segala-galanya. Selamat tambah dewasa, memasuki usia 23 yang bakal jadi 24 dst. Semoga kuliah cepet lulus, kerja sukses, mapan dan punya kehidupan yang layak sebagai perempuan. Semoga bisa lebih sabar dan tawakal, kuat dan tegar dalam menghadapi segala tempaan hidup beserta kejutan-kejutannya yang luar biasa. Semoga selalu ingat bersyukur dan tetap setia pada Tuhan, rajin ke Gereja dan berdoa. Semoga bisa menjadi lebih baik lagi untuk orang-orang disekeliling. Semoga rajin membaca, rajin berkarya. Semoga tetap eksis dengan segala kengeyelannya, keunikannya dan keabsurdan pola pikirnya. Semoga bertambah segala yang baik dalam hidupnya! 

Amin. Amin. Amin.

Segala ucapan selamat dan doa mengalir dari orang-orang terkasih. Ah, rasanya membahagiakan mengetahui betapa banyak orang disekeliling kita yang mendoakan, walaupun mungkin sebagian banyak diantaranya juga teringat reminder dari ponsel atau notifikasi dari Facebook. Tapi tetap berkah yang luar biasa! Meskipun ini adalah tahun pertama merayakan ulangtahun tanpa papa, tapi gue yakin banget papa mendoakan dari surga. Miss you, Dad. :)

Tahun ini, gue dapat kejutan kecil dari orang-orang terkasih dihari spesial, rasanya haru. :")
Widya dan Ayu spesial menyempatkan waktu dari rutinitas masing-masing untuk sukses mengejutkan gue dengan kue ulang tahun yang rasanya enak banget dengan taburan meses, cheri dan lilin berangka 2 dan 3 (yang hampir dipasang kebalik) diatasnya. Manis sekali! Belum lagi Arif yang juga mendadak datang, yang tadinya berencana mau ngerjain di Pakde tetapi gagal.. Muehehe..

Belum lagi hadiah berupa buku, dari Widya dan tetangga-tetanga dikostan (yang sebenarnya spesial gue request) dan satu set perhiasan perak (kalung berbandul salib dan anting manik) yang manis dari Pak Bos. :") Lucunya  gue juga menghadiahi diri gue dengan tidur panjang, dari tanggal 16 April jam 11 malam sampai tanggal 17 April jam 2 sore.. Lebih mirip pingsan.

Tiap tahun memang punya cerita sendiri, kadang menyenangkan, terlalu menyenangkan, sampe sedih dan menyebalkan. Tetapi bagian menyenangkannya dari segala nano-nano itu ialah selalu ada syukur atas setiap nikmat yang diberikan-Nya. 

Semoga masih ada tahun berikutnya, dan berikutnya. Lagi. Amin. 
Terima kasih Tuhan untuk setiap helaan nafas yang masih Kau berikan kepadaku.. Hadiah terindah untuk bisa menikmati kehidupan dari-Mu. :)

Wednesday, April 11, 2012

7th Words

.... , Sebagai apresiasi gue terhadap keinginan membaca yang kelewat menggila beberapa waktu belakangan ini, gue mau bikin satu hastag baru sebagai label yang berjudul #Recommended #Books : dimana gue akan mendeskripsikan buku yang baru saja gue baca sebagai rekomendasi dan sharing, tentunya. :)

Sebagai penikmat buku-buku bergenre sastra fiksi, buku yang nantinya akan gue review masih seputar genre tersebut. Meskipun gak menutup kemungkinan di dalam buku itu akan ada banyak kutipan ilmiah atau malah gue akan banting stir ke genre komedi, ya, selalu ada banyak kemungkinan. 

Bermanfaat tidaknya, semoga saja. Gue juga akan mereview kalimat-kalimat menarik dan mendeskripsikan sedikit banyak tentang penulisnya dan karya-karyanya yang lain. Semoga hastag ini gak akan mati ditengah jalan. 

Enjoying! 

Sunday, April 01, 2012

April

.... , Pilihan selalu menjadi bagian dari hidup yang tidak bisa dihindari. Setiap orang yang hidup pasti akan dihadapkan pada pilihan, yang seringkali tidak menyenangkan. Dan mau tak mau, kita harus memilih yang lebih baik dari yang lainnya. Namun kadang, kita membuat pilihan dari 2 menjadi 3; menentukan opsi sendiri untuk menghindari memilih diantara 2 pilihan awal. Bisa jadi kita enggan memutuskan, enggan kehilangan salah satunya, atau memang tidak ingin menjadikan 2 pilihan itu sebagai pilihan.

Ya, seperti yang selalu gue bilang. Hidup itu pilihan. Lo bisa memilih untuk tetap menjalaninya dengan ribuan konsekuensi masalah dan kebahagiaan yang akan datang, atau memilih untuk mati dan berhenti merasakan segalanya. Bisa juga lo memilih untuk hidup sebagai raga kosong yang jiwanya telah mati karena memilih untuk menyerah kepada hidup. Atau bisa juga lo memilih untuk menjadi gila supaya berhenti berpikir tentang hidup. Ketika hidup hanya memberi lo 2 pilihan -untuk menjalankan atau mengakhirinya- seringkali kita sebagai manusia suka membuat opsi-opsi diluar pilihan. Hidup itu layaknya soal pilihan berganda. Kita hanya boleh memilih jawaban yang tertera pada opsi, bukan membuat opsi kesekian untuk menghindari pilihan yang ada. Bukankah ketika kita membuat opsi baru, kita juga sedang membuat pilihan?

Mengapa membuat hidup menjadi terasa lebih rumit? Entahlah. Gue pun seringkali begitu. Suka membuat pilihan-pilihan baru yang ujung-ujungnya akan kembali lagi pada pilihan awal. Dan begitu seterusnya. Manusia itu terlalu kompleks untuk bisa dimengerti. Gue sebagai mahluk yang tergabung dalam kesatuan manusiapun, kadang gak bisa memahami manusia lain yang ada disekitar gue. Dan akan kembali lagi pada opsi, "gak mau" atau "gak bisa" ? 

Hidup akan selalu tentang memilih. Gue memilih untuk menikmatinya dengan secangkir kopi berisi kenangan dan bacaan tentang masa depan. Menarik kan? Selamat datang, April. Selamat tambah tua 16 hari lagi..