Showing posts with label #Life #Love. Show all posts
Showing posts with label #Life #Love. Show all posts

Wednesday, March 13, 2013

March

.... ,
Dear Maret, Selamat datang. 13 Hari telah berlalu tanpa cerita, sementara Februari berlalu begitu saja. Meski sangat bermakna. Dan ijinkan saya membagi sedikit cerita yang terlewatkan.

Sekarang saya tidak lagi sendiri. Sekarang saya punya dua lengan yang selalu siap memeluk setiap kali lelah dan bahagia menyerang. 
Saya punya sebuah pelangi dengan lebih dari 7 bias cahaya yang dilukis khusus diatas ujung bibir mungil saya.
Saya punya dunia kecil yang diciptakan khusus untuk tempat segala imajinasi, pikiran, karya dan kesah bisa dibagi.
Saya punya sepuluh jari yang siap mengisi sela-sela kosong jemari saya, dan mencengkramnya erat penuh keyakinan, saat saya sendiri tidak yakin dengan segalanya.
Saya punya tawa. Yang tak pernah habis, terbahak-bahak dan seringkali menggila.
Saya punya partner in crime terbaik, dengan ide-ide luar biasanya yang selalu membuat saya menggelengkan kepala sambil tertawa.
Saya punya dia. 
Seorang adam yang tak pernah jemu memeluk, menyuguhkan tawa dan bahagia, mengingatkan, memberitahu dan mengajari. 
Seorang adam yang tak pernah lelah bersabar, untuk setiap kekanak-kanakan dan emosi saya yang mengesalkan.

Dan semua hal yang tidak cukup ribuan kata-kata merangkainya. Atau mungkin saya yang tak sanggup menyusun kalimat sempurna untuknya.

Tidak percaya dengan apa yang terjadi, tetapi kehendak-Nya memang selalu luar biasa. Dan saya bersyukur. Untuk segala kebahagiaan yang tak terukur.


Friday, February 24, 2012

Forgetten

.... , "trying to forget someone you love, is like trying to remember someone you never met" pernah gak sih, kita berusaha mengingat seseorang yang bahkan belum kita temui? bisa? kayanya engga, punya gambaran tentang bagaimana rupa, perawakan dan kepribadian orang itu aja gak ada. kalau bisa, berarti kita sedang menciptakan tokoh imaji kita sendiri, yang kita buat dari harapan-harapan kita tentang seseorang yang sempurna dan itu akan keluar dari konteks. seperti itu juga rasanya ketika kita berusaha untuk melupakan seseorang yang kita cintai; atau pernah kita cintai.. gak segampang nulis status "yea, it's over. I'll forget you and all about us." trus ngembaliin barang-barang yang pernah dikasih, bakar semua foto trus selesai gitu aja. lo kira kenangan itu cuma sebatas sesuatu yang terlihat? bagaimana dengan kata-kata manis yang pernah dia ucapkan ke lo? perhatian-perhatian kecil, tempat-tempat yang pernah kalian kunjungin berdua? lo bisa bakar itu? engga kan... pasti akan ada kalimat lanjutan dalam hati, "i wish i could forget you..."
sebenernya, menurut gue, cara terbaik untuk melupakan seseorang itu adalah berhenti untuk berusaha melupakannya dan mengumbar-umbar kalau lo akan melupakannya. karena ketika lo berusaha untuk melupakannya, lo akan mengingat. dengan mengingat, lo malah akan semakin larut dalam kesenyapan lo karena gak bisa bersama dengan orang itu. kalau lo berhenti untuk berusaha melupakannya, dan menjalankan hidup lo seperti biasa, lo akan membentuk suatu kebiasaan baru tanpa dia, dan akhirnya lo akan bisa hidup tanpa dia. lo mungkin gak akan pernah lupa kenangan-kenangan lo sama dia dan seringkali akan tersenyum sendiri ketika mengingatnya. ya, tersenyum... bukan menangis. kenangan itu, gak bisa dibunuh kecuali sama kematian. waktupun gak akan pernah cukup untuk bisa menghapusnya dari ingatan kita. karenanya, berhenti mendramatisasi sesuatu yang udah berlalu dari hiduplo.. ambil semua hikmah yang ada, belajar darinya dan tersenyum.. bersyukurlah karena kalian pernah dipertemukan dan saling jatuh cinta. sepahit apapun pelajaran yang terpetik dari hubungan kalian, itu adalah satu langkah baru untuk lebih baik kedepannya.
kalau lo terus berusaha melupakan seseorang itu, lo malah akan mati langkah dan membiarkan diri lo terpuruk ditempat. gak maju, gak mundur. jadi, belajarlah menerima kalau ada sesuatu yang gak bisa dimiliki, ada seseorang yang gak bisa menemani disisi... toh, lo tetap bisa mencintainya kalau lo mau. tapi, jangan mencoba mendapatkan timbal baliknya dan siap dengan resiko lo akan menyakiti diri lo sendiri dengan bersikap seperti itu..
lo bisa mulai merapikan sedikit file-file lo, mungkin lo perlu membuang kenangan-kenangan yang bisa mengingatkan tentang dia. kecuali kalau lo sanggup, lo bisa tetap membiarkannya ada disana. lo bisa mengatur kembali kehidupan lo yang mungkin selama ini terpenuhi dan terfokus dengan dia. lo bisa berkumpul sama teman-teman lo, menghibur diri, atau malah sendirian saja. lo bisa melakukan aktifitas-aktifitas baru untuk sedikit membuatlo gak selalu mengingatnya. terus bergerak, moving. sampai suatu saat nanti, ketika lo bertemu lagi dengan dia, lo bisa tersenyum dan membuat dia sedikit menyesal pernah berpisah dari lo. kenapa? karena lo bisa baik-baik saja tanpa dia..
so, pretend that everything's alright. cause when everybody else thinks you're fine, sometimes you forget for a while that you're not.. :)

Tuesday, February 14, 2012

Val's Day

.... , "why does cupid never grow up? because it symbolizes that love never gets old.. why does he throws arrow to the heart? to remind us that love hurts." - "kenapa cupid gak pernah tumbuh besar? karena itu simbol bahwa cinta gak pernah menjadi tua.. kenapa ia mengarahkan panahnya ke hati? agar kita ingat bahwa cinta itu juga menyakitkan."
14 febuari diperingati sebagai hari kasih sayang.. banyak orang-orang yang memanfaatkan momen ini untuk mengungkapkan perasaannya kepada orang terkasih; coklat, boneka beruang, makan malam romantis, jalan-jalan berdua, dan masih banyak lagi. kadang gue suka berpikir, kenapa harus memanfaatkan momentum internasional yang dirayakan banyak orang untuk mengungkapkan perasaan atau sekedar membuat sebuah hari menjadi istimewa? kenapa gak mengambil 1 hari, dan menjadikannya luar biasa untuk diingat berdua?
gue suka repot dengan pertanyaan: "dapet hadiah apa dari pacar?"; " hari ini gak kemana-mana?"; "mau ngasih apa buat dia?"; dan banyak pertanyaan-pertanyaan mistis sebelum dan pada saat valentine. ya, buat gue sekarang seperti itu. valentine gak lebih dari sekedar hari, dimana bakalan banyak tukang kembang dimana-mana, tukang coklat dimana-mana, dan banyak orang tersenyum lepas bersama orang-orang terkasihnya. bukan berarti gue gak pernah larut dan sibuk cari-cari sesuatu untuk bisa dibagi dengan orang-orang tersayang; hanya saja; gue semakin memaknai bahwa momen bersama orang terkasih gak mesti melalui valentine. valentine itu cuma simbol bahwa kasih sayang itu 'eksis'.
identiknya valentine, identik juga dengan icon-icon cupid di langit-langit mall/resto/kartu ucapan; dsb. cupid atau yang biasa kita sebut dengan malaikat cinta disimbolkan melalui seorang anak kecil bersayap mungil, dengan balutan kain di badannya, membawa panah dan busur yang mengarah. cupid sering dijadikan simbol untuk menyatakan cinta; seolah busurnya itu diarahkan tepat ke hati kita, seperti ketika seseorang menyatakan perasaannya dan diterima. cupid sendiri dari tahun ke tahun gak pernah jadi tua, simbolnya selalu sama, turun temurun dan konsisten.
pernahkah sedikit menimbang maknanya?
kenapa 'penembakan' harus dinyatakan dengan cupid? kenapa gak burung rajawali atau rusa? atau mungkin burung dara?
kenapa juga cupid gak tua-tua? selalu disimbolkan dengan anak kecil? kenapa gak nenek-nenek.? jenis kelaminnyapun dipertanyakan..
kenapa cupid bawa-bawa busur sama panah? dan biasanya selalu mengarahkan panahnya ke sebuah simbol hati, tepat ditengahnya?
cupid itu sendiri perwujudan dari manusia; disimbolkan dengan anak kecil melambangkan ketulusan dan kepolosan yang dimiliki manusia sewaktu kecil; jenis kelaminnya yang gak pernah diketahui wujud dari pemerataan dan persamaan derajat antar manusia, bahwa cinta melapisi segala gender; usianya yang gak pernah tua melambangkan kalau perasaan itu gak pernah menua; panah dan busur yang dibawanya melambangkan kita harus memilih sesuatu, mempunyai tujuan dari perasaan kita dan kepada siapa perasaan itu akan diarahkan; serta; senantiasa mengingatkan kita, bahwa kepada siapapun perasaan kita diarahkan, kita tidak hanya memberikan kebahagiaan, tapi kita juga memberikan sakit dan air mata. pilihan yang tepat, gak akan membuat sebuah hati utuh rusak, hanya tertusuk tepat dibagian panah itu menancap. tetapi, pilihan yang salah, akan membuat sebuah hati itu retak.
valentine merupakan momen untuk memperingati eksistensi kasih sayang yang dirayakan di dunia. sekaligus mengingatkan bahwa gak ada cinta yang sempurna di dunia ini. sebab sesempurnanya suatu perasaan, ia akan selalu membawa perih dalam setiap kebahagiaannya. jadi, ketika kita telah mengarahkan panah dan melepaskannya di hati seseorang, pada saat itu juga kita memberikan senyuman dan kesedihan diwaktu yang bersamaan.. tinggal mana yang lebih ketara, senyumannya? atau air matanya..
so, enjoy your valentine's day.. love does exist.

Sunday, February 12, 2012

ironi

.... , "the greatest irony of love: 1. loving the right person at the wrong time; 2. having the wrong person when the time is right; 3. and finding out you love someone right after that person walks out of your life." sesuatu hal yang cukup menyebalkan jika salah satunya terjadi dalam hidup kita. (1.) jatuh cinta sama orang yang kita anggap 'mr/ms. right diwaktu yang salah; saat salah satu dari kalian/keduanya uda berpasangan misalnya. (2.) menjalin hubungan dengan orang yang salah; misalnya orang yang ternyata gak sebaik yang kita pikir/cuma ingin mempermainkan perasaan kita. (3.) menyadari perasaan kita kepada orang lain, justru disaat orang itu uda menyerah sama kita. nyesek.
namanya ironi, pasti embel-embelnya gak enak. ironi merupakan salah satu majas perumpamaan yang sarat dengan sindiran halus.. jadi ironi itu persis kaya mau ngasih tau orang yang uda susah dibilangin, tapi masih dengan nada sopan, seperti "secantik-cantinya cewek, percuma kalau dia pacar sahabat lo." seperti disadarkan bahwa selalu ada minus untuk membuat tanda plus. selalu ada kekurangan dibalik setiap kelebihan.
ironis.
jatuh cinta sama orang yg kita anggap 'the right one' di saat kita punya pasangan? lebih kedengaran kaya selingkuh hati. dan selingkuh hati itu lebih mengerikan dibanding selingkuh terang-terangan.. banyak sih rerjadi disekitar kita. salah satu alasan yang cukup kuat untuk menghindari kenyataan selingkuh dan mengurangi perasaan bersalah terhadap diri sendiri, soalnya sama aja kaya bilang "gue gakmau nyakitin perasaan pasangan gue; jadi gue gak bisa sama dia, walaupun gue sayang." kalau lo emang sayang, punya niatanpun pasti engga kan? ...
ironis.
menjalin hubungan dengan orang yang salah. seperti beli kucing dalam karung; kita gaktau kucing jenis apa yang ada di dalemnya karena pas beli gak buka karung dulu. ini lebih cocok dibilang human error, karena sering kejadian juga. bagaimanapun, namanya menjalin hubungan itu pasti saling mencocokan; melengkapi perbedaan dan kekurangan masing-masing. kalau sampai terucap kalimat semacam "gue uda menjalin hubungan dengan orang yg salah" tapi sanggup menjalaninya dalam hitungan tahun.. mungkin selama bertahun-tahun itu 'kucingnya' gak pernah dikeluarin dari karung. entah sadarnya kelamaan, atau sekedar jenuh dengan hubungannya, atau bahkan cuma pelarian untuk alasan yang ada di poin pertama. kalau lo emang ngerasa menjalin hubungan dengan orang yang salah, seharusnya lo berhenti.. bukan berlari. dan gak ada yang gak cocok; permasalahannya hanya lo dan pasangan lo itu bisa dan mau saling terima, atau engga? ...
ironis.
menyadari perasaan kita ke seseorang, yang uda pergi dari kehidupan kita. ini juga sering kejadian. kadang kita suka gak peka sama sekeliling kita dan terlalu sibuk bergulat dengan hal-hal diatas.. menyadari kehilangan itu adalah sebagian dari kebiasaan dan penyesalan. ada kebiasaan kalian yang hilang waktu orang itu pergi, dan disitu juga lo baru sadar kalau dia berarti. ada penyesalan yang timbul setelahnya, kenapa kita jadi gak peka dan kurang memahami lebih cepat. selalu begitu. orang tersebut bisa jadi menyerah karena udah lelah berusaha.. tapi, namanya sayang gak pernah kenal kata lelah.. disakitin beribu-ribu kalipun pasti rela.. masalahnya, lo bakalan memanfaatkan waktu yang ada untuk belajar saling jujur dengan perasaan.. atau engga?
ironis.
karenanya, jangan menjadi bagian dari ironi suatu hubungan. open your eyes, open your mind. the right person always come at the right time..

first sight

.... , "love at the first sight" kalimat yang sering banget diungkapkan sama orang-orang yang lagi jatuh cinta sama seseorang, pada saat pertama kali bertemu. sedikit banyak gue sanggah, karena perasaan yang pertama kali lahir dari saat kita bertemu dengan lawan jenis yang menarik itu bukan cinta, melainkan hanya sebatas kagum atau suka, secara fisik. bagaimana mungkin seseorang bisa merasa jatuh cinta pada seseorang yang bahkan baru dia kenal? mungkin saja, mungkin saja mendadak ada chemistry antara keduanya sehingga menimbulkan rasa "she/he is the right one"
love at the first sight itu kaya lagi belanja, udah jatuh hati sama barang yang ada di toko pertama, keliling untuk cari barang yang sama dan membuat perbandingan ditoko lain, tetapi akhirnya tetap balik ke toko pertama dan membeli barang yang memang diidamkan. seperti halnya pertama kali melihat 'pangeran' atau 'putri' impian yang selama ini cuma dilihat dalam dongeng dan khayalan. ya, love at the first sight itu mungkin lebih tepat didefinisikan seperti itu. perasaan kagum terhadap seseorang yang menarik secara tampilan, perfeksionis dan menawan; dan berkeinginan kuat untuk mengenalnya lebih jauh.
sama halnya ketika gue berkali-kali jatuh cinta pada saat melihat orang yang sama. dimanapun, kapanpun dan dalam keadaan apapun; gue akan tetap jatuh cinta. entah konteks seperti itu bisa didefinisikan menjadi "love at the first sight for every moment" atau "true love" atau emang selama ini perbandingan gue cuma sejauh itu dan gak pernah lebih. pembahasan masalah hati emang gak akan ada habisnya.. tapi perasaan yang ditimbulkan dari kejadian "jatuh cinta" itu selalu sama: uring-uringan, kangen-kangen gak jelas, dan selalu deg-degan tiap ngeliat pujaan hati. apalagi kalau jenis cintanya bertepuk sebelah tangan. siapapun yang mengalaminya, pasti akan tetap merasakan perasaan yang sama, meskipun seringkali orang yang bersangkutan tidak menyadarinya.
love at the first sight itu kaya ngeliat sebuah buku dengan cover menarik, sinopsis yang menarik, tapi belum tau isinya. seolah langsung bisa menebak dengan cadas "pasti bagus!" ya, sesederhana itu. padahal kita belum tentu tau apakah buku itu bagus atau tidak jika tidak membacanya. sinopsis biasanya hanya bagian terbaik dari potongan cerita yang dirangkum, atau komentar pembaca yang paling menjual. sama seperti kita baru melihat seseorang yang menarik dan kemudian jatuh cinta karena perangainya yang menjual. istilahnya seperti melihat body semok perempuan seksi dari belakang, dan kita gak tau seperti apa wajahnya.. bisa jadi malam minggu, atau malah malam jum'at.. atau malah kelakuannya yang sangar, yang sangat gak sesuai sama proposisinya sebagai perempuan, dan kejutan-kejutan kecil yang bisa jadi bikin kita 'illfeel' mendadak..
yea, i love him at the first sight. "always" .. kalimat yang akan selalu gue ucapkan ketika gue melihat orang ini. dari awal pertama bertemu, kenal, terpisah tahun, sampai bertemu kembali.. kesan yang dia bawa selalu sama. kesan yang dia timbulkan selalu sama. seperti itulah definisi "love at the first sight" menurut gue.. meskipun di awal gue gak pernah sadar udah jatuh hati sama dia.. dan gue lebih gak sadar lagi karena udah berkali-kali jatuh hati sama orang yang sama. hal ini mengingatkan gue sama salah satu lagu jason castro yang menceritakan betapa mudahnya mereka saling jatuh cinta kembali..
so, let's fall in love (again) ..